Teh adalah salah satu bahan minuman alami yang sangat populer di masyarakat. Kandungan flavonoid dalam teh merupakan antioksidan yang bersifat antikarsinogenik, kariostatik serta hipokolesterolemik. Beberapa peneliti lain juga menyebutkan bahwa teh dapat bekerja sebagai hipoglikemik dan menghambat aterosklerosis. Teh merupakan bahan minuman penyegar yang sudah lama dikenal. Beberapa kandungan senyawa kimia dalam teh dapat memberi kesan warna, rasa, dan aroma yang memuaskan peminumnya. Jadilah teh minuman penyegar yang nikmat.
Kamis, 24 November 2011
KANDUNGAN KIMIA PADA TEH
Selasa, 22 November 2011
Suara dari Dasar
Mencintai dan dicintai,mungkinkah terkandung kesengsaraan yang sama berat pikul nya,hanya aku yang masih sengsara demi engkau yang sudah pun diulit bahagia...sakit dan aku menangis,rasa pedih yang tiada penawar sedangkan engkau adalah penawarku...menerima cinta sedangkan kau punca aku bercinta...kehilangan kau ketika aku bahagia diulit mimpi indah...pabila tersedar aku ingin memeluk tubuh mu tetapi akhirnya aku terpinga2 kerana kau sudah pun berada jauh dariku untuk membahagiakan dia insan ketiga dalam cerita cinta kita....
Selasa, 15 November 2011
Sistem Klasifikasi Kingdom
Sistem Klasifikasi makhluk hidup telah dikenal sejak zaman dulu. Ahli filosof Yunani, Aristotle (384-322 BC) mengelompokan makhluk hidup kedalam dua kelompok besar yaitu kelompok hewan dan kelompok tumbuhan, namun keberadaan organisme mikroskopis belum dikenal pada saat itu. Sistem klasifikasi makhluk hidup terus mengalami kemajuan seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Sistem klasifikasi makhluk hidup dikelompokan dalam satu-satuan kelompok besar yang disebut kingdom. Sistem kingdom yang pertama diperkenalkan oleh Linnaeus. Sistem kingdom pun terus mengalami perubahan dan perbaikan hingga sekarang dan sering menjadi pro dan kontra bagi para ilmuwan.
Sistem Dua kingdom
· Kingdom Animalia (Dunia Hewan)
· Kingdom Plantae (Dunia Tumbuhan)
Sistem ini dikembangkan oleh ilmuwan Swedia C. Linnaeus tahun 1735. Kelebihan sistem ini pada saat itu adalah mampu menggolongkan dua kelompok besar mahkluk hidup di bumi berdasarkan karakter fisiknya yaitu tumbuhan dan hewan dan kedua kingdom ini merupakan kunci atau pengarah untuk model-model kingdom lainnya.
Kelemahannya adalah penggolongan ini masih terlalu umum dan kurang spesifik sehingga terdapat beberapa makhluk hidup lainnya yang tidak dapat digolongkan dalam kedua kingdom ini.


Sistem Tiga Kingdom
· Kingdom Animalia (Dunia Hewan)
· Kingdom Plantae (Dunia Tumbuhan)
· Kingdom Protista (Organisme bersel satu dan organisme multiseluler sederhana)
Sistem ini dikembangkan oleh ahli Biologi Jerman Ernst Haeckel tahun 1866. Kelebihan sistem ini adalah organisme mikroskopis bersel satu atau multiseluler sederhana dikelompokan kedalam kingdom tersendiri dan berbeda dari animalia atau plantae, penyebabnya karena secara fisiologis, morfologisnya, dan anatomi, kingdom protista memiliki perbedaan dari kedua kingdom lainnya.
Kelemahannya, bakteri tidak dapat digolongkan ke dalam kingdom protista, karena bakteri adalah organisme mikroskopis yang tidak memiliki inti sel. Sehingga pengelompokan kingdom ini kurang sempurna.

Sistem Empat Kingdom
doaku
telah ku pilih jalanmu
jalan yang mendekatkan aku padaMu
aku yakin sebenar-benarnya
cintaku padaMu tak kan pernah dikecewakan
bantulah aku ya Allah,,
untuk dapat selalu dekat denganMu
jagalah dia dalam naungan cintaMu
jadikan cintaku sebagai jalan menuju ridhoMu
jalan yang mendekatkan aku padaMu
aku yakin sebenar-benarnya
cintaku padaMu tak kan pernah dikecewakan
bantulah aku ya Allah,,
untuk dapat selalu dekat denganMu
jagalah dia dalam naungan cintaMu
jadikan cintaku sebagai jalan menuju ridhoMu
Lyric Someday I Will Be Good Enough – OST Crazy Little Thing Called Love
mai roo waa naan kae nai tee chun dtong ton gup took sing
bit bung kwaam jing nai jai took took yaang
took krung tee rao pop gun took krung tee ter hun maa
tee chun cher-ee cher-ee roo mai chun feun kae nai
dai yin mai hua jai chun mun gum-lung bork ruk ruk ter yoo
dtae chun mai art ja bert pia jai ork bai hai krai dai roo
dai yin mai hua jai chun yung koi yoo dtrong nun
ror hai ter bert doo lae wung piang kae ter roo suk wun neung
tung tee chun gor ruk tung tee chun gor roo seuk dtae suan leuk kaang nai yung mai glaa
took krung tee rao pop gun took krung tee ter hun maa
tee chun cher-ee cher-ee roo mai chun feun kae nai
dai yin mai hua jai chun mun gum-lung bork ruk ruk ter yoo
dtae chun mai art ja bert pia jai ork bai hai krai dai roo
dai yin mai hua jai chun yung koi yoo dtrong nun
ror hai ter bert doo lae wung piang kae ter roo suk wun neung
dai yin mai hua jai chun mun gum-lung bork ruk ruk ter yoo
dtae chun mai art ja bert pia jai ork bai hai krai dai roo
dai yin mai hua jai chun yung koi yoo dtrong nun ror hai ter bert doo
lae wung piang ter ja roo waa kon kon nee ruk ter yoo
yung kor hai ter roo suk wun neung
#Translation-
I don’t know how much longer that I have to put up with you
I’ve been hiding everythings in my heart
Everytime we meet each other, Everytime we face each other
Though I am indifferent.. Do you know how much have I have to force myself?
Can’t you hear my heart calling for you, loving you
But I can’t release my heart out for anyone to know
Can’t you hear my heart’s waiting there for you
Waiting for you to feel it. I was hoping that you will realize someday
Though I love you, though I feel (your love)
But deep down inside, I can’t dare to tell you
Everytime we meet each other, Everytime we face each other
Though I am indifferent. Do you know how much have I have to force myself?
Can’t you hear my heart calling for you, loving you
But I can’t release my heart out for anyone to know
Can’t you hear my heart’s waiting there for you
Waiting for you to feel it. I was hoping that you will realize someday
Can’t you hear my heart calling for you, loving you
But I can’t release my heart out for anyone to know
Can’t you hear my heart waiting there for you, waiting for you to feel it
And I was hoping that you will realize that this woman still love you
Any way, some day, you will know
bit bung kwaam jing nai jai took took yaang
took krung tee rao pop gun took krung tee ter hun maa
tee chun cher-ee cher-ee roo mai chun feun kae nai
dai yin mai hua jai chun mun gum-lung bork ruk ruk ter yoo
dtae chun mai art ja bert pia jai ork bai hai krai dai roo
dai yin mai hua jai chun yung koi yoo dtrong nun
ror hai ter bert doo lae wung piang kae ter roo suk wun neung
tung tee chun gor ruk tung tee chun gor roo seuk dtae suan leuk kaang nai yung mai glaa
took krung tee rao pop gun took krung tee ter hun maa
tee chun cher-ee cher-ee roo mai chun feun kae nai
dai yin mai hua jai chun mun gum-lung bork ruk ruk ter yoo
dtae chun mai art ja bert pia jai ork bai hai krai dai roo
dai yin mai hua jai chun yung koi yoo dtrong nun
ror hai ter bert doo lae wung piang kae ter roo suk wun neung
dai yin mai hua jai chun mun gum-lung bork ruk ruk ter yoo
dtae chun mai art ja bert pia jai ork bai hai krai dai roo
dai yin mai hua jai chun yung koi yoo dtrong nun ror hai ter bert doo
lae wung piang ter ja roo waa kon kon nee ruk ter yoo
yung kor hai ter roo suk wun neung
#Translation-
I don’t know how much longer that I have to put up with you
I’ve been hiding everythings in my heart
Everytime we meet each other, Everytime we face each other
Though I am indifferent.. Do you know how much have I have to force myself?
Can’t you hear my heart calling for you, loving you
But I can’t release my heart out for anyone to know
Can’t you hear my heart’s waiting there for you
Waiting for you to feel it. I was hoping that you will realize someday
Though I love you, though I feel (your love)
But deep down inside, I can’t dare to tell you
Everytime we meet each other, Everytime we face each other
Though I am indifferent. Do you know how much have I have to force myself?
Can’t you hear my heart calling for you, loving you
But I can’t release my heart out for anyone to know
Can’t you hear my heart’s waiting there for you
Waiting for you to feel it. I was hoping that you will realize someday
Can’t you hear my heart calling for you, loving you
But I can’t release my heart out for anyone to know
Can’t you hear my heart waiting there for you, waiting for you to feel it
And I was hoping that you will realize that this woman still love you
Any way, some day, you will know
Selasa, 08 November 2011
Kupinang kau dengan Al-Quran
Pada jaman Rasulullah S.a.w proses pernikahan yang terjadi terkesan begitu mudah dan sederhana tanpa harus menunggu kemapanan dunia terlebih dahulu. Salah satu contohnya adalah ketika suatu saat Rasulullah S.a.w sedang duduk-duduk bersama para sahabatnya, datanglah seorang wanita menghadap beliau lalu berkata. “Wahai Rasulullah, sesungguhnya kedatangan saya ini tidak lain adalah untuk menghibahkan diriku kepadamu”.
Maka Rasulullah pun memperhatikan wanita itu dengan seksama. Kemudian beliau hanya mengangguk-anggukkan kepala saja tanpa berkomentar. Melihat hal itu wanita tersebut paham bahwa Rasulullah belum menghendaki dirinya. Wanita itu lalu duduk. Tak berapa lama kemudian bangkitlah salah seorang sahabat Rasulullah dan berkata :
” Ya Rasulullah, jika engkau tak menginginkannya maka nikahkanlah ia denganku saja.
Rasulullah bertanya kepada lelaki tersebut, “Apakah engkau mempunyai sesuatu (untuk mahar)?”
Ia menjawab, “Demi Allah saya tidak memiliki apa-apa ya Rasulullah.”
“Pergi dan temuilah keluargamu, barangkali kamu mendapatkan sesuatu disana.” Pinta beliau. Lelaki itupun mengikuti saran Rasulullah S.a.w.
Tak berapa lama kemudian ia kembali lagi lalu berkata,
“Demi Allah saya tidak mendapati sesuatupun disana”. Rasulullah S.a.w bersabda :”Lihatlah kembali, walau hanya sekedar cincin besi.”
Iapun pulang, lalu kembali menemui Rasulullah, seraya berkata, “Demi Allah wahai Rasulullah, saya tidak mendapati apa-apa disana walau sekedar cincin besi sekalipun. Tetapi ini saya mempunyai kain sarung.”Lelaki itu bermaksud membagi kain sarung yang dipakainya menjadi dua bagian, separuh untuknya, sisanya untuk mahar.
Beliau S.a.w bersabda “Apa yang hendak engkau lakukan dengan kainmu itu ? Jika engkau mengenakannya, ia tidak dapat menggunakan sisa kainnya, demikian pula jika ia mengenakannya engkau tidak dapat menggunakan sisa kainnya.”
Rupanya kain tersebut hanya cukup untuk satu orang, jika dibagi dua justru tidak dapat dimanfaatkan untuk menutup aurat. Maka laki-laki itupun duduk dalam jangka waktu yang lama, kemudian bangkit dan pergi meninggalkan tempatnya.
Melihat hal itu Rasulullah S.a.w menyuruh seseorang untuk memanggilnya kembali, dan menanyakan apakah ia mempunyai hafalan Al Qur`an. Setelah laki-laki tersebut menyebutkan hapalan Al Qur`an yang dimilikinya, beliau S.a.w bersabda,
“Pergilah, aku telah berikan wanita itu kepadamu dengan hapalan Al Qur`an yang engkau miliki.”
Demikianlah kemudahan menikah pada jaman kenabian.
Adakah yang ingin mencontohnya ? Wallahu a’lam
_________________________________________________________________________________
Di zaman yang modern ini, mungkin harta dan tahta menjadi tolak ukur seseorang untuk dapat dijadikan maharnya. Tapi sangat sedikit sekali yang memiliki mahar dengan sebuah hafalan al-Qur’an. Meminang dengan al-Qur’an bukan berarti meminang dengan seluruh hafalan yang ada akan tetapi memberikan mahar dengan mengajarkan kandungan, isi, amalan yang ada di dalam al-Qur’an kepada sang istri. Alhamdulillah, beberapa sahabat ayas pada akad pernikahannya meminang dengan surat Ar-Rahman yang begitu indah makna dan isinya. Semoga kita dapat mengambil hikmahnya.
Maka Rasulullah pun memperhatikan wanita itu dengan seksama. Kemudian beliau hanya mengangguk-anggukkan kepala saja tanpa berkomentar. Melihat hal itu wanita tersebut paham bahwa Rasulullah belum menghendaki dirinya. Wanita itu lalu duduk. Tak berapa lama kemudian bangkitlah salah seorang sahabat Rasulullah dan berkata :
” Ya Rasulullah, jika engkau tak menginginkannya maka nikahkanlah ia denganku saja.
Rasulullah bertanya kepada lelaki tersebut, “Apakah engkau mempunyai sesuatu (untuk mahar)?”
Ia menjawab, “Demi Allah saya tidak memiliki apa-apa ya Rasulullah.”
“Pergi dan temuilah keluargamu, barangkali kamu mendapatkan sesuatu disana.” Pinta beliau. Lelaki itupun mengikuti saran Rasulullah S.a.w.
Tak berapa lama kemudian ia kembali lagi lalu berkata,
“Demi Allah saya tidak mendapati sesuatupun disana”. Rasulullah S.a.w bersabda :”Lihatlah kembali, walau hanya sekedar cincin besi.”
Iapun pulang, lalu kembali menemui Rasulullah, seraya berkata, “Demi Allah wahai Rasulullah, saya tidak mendapati apa-apa disana walau sekedar cincin besi sekalipun. Tetapi ini saya mempunyai kain sarung.”Lelaki itu bermaksud membagi kain sarung yang dipakainya menjadi dua bagian, separuh untuknya, sisanya untuk mahar.
Beliau S.a.w bersabda “Apa yang hendak engkau lakukan dengan kainmu itu ? Jika engkau mengenakannya, ia tidak dapat menggunakan sisa kainnya, demikian pula jika ia mengenakannya engkau tidak dapat menggunakan sisa kainnya.”
Rupanya kain tersebut hanya cukup untuk satu orang, jika dibagi dua justru tidak dapat dimanfaatkan untuk menutup aurat. Maka laki-laki itupun duduk dalam jangka waktu yang lama, kemudian bangkit dan pergi meninggalkan tempatnya.
Melihat hal itu Rasulullah S.a.w menyuruh seseorang untuk memanggilnya kembali, dan menanyakan apakah ia mempunyai hafalan Al Qur`an. Setelah laki-laki tersebut menyebutkan hapalan Al Qur`an yang dimilikinya, beliau S.a.w bersabda,
“Pergilah, aku telah berikan wanita itu kepadamu dengan hapalan Al Qur`an yang engkau miliki.”
Demikianlah kemudahan menikah pada jaman kenabian.
Adakah yang ingin mencontohnya ? Wallahu a’lam
_________________________________________________________________________________
Di zaman yang modern ini, mungkin harta dan tahta menjadi tolak ukur seseorang untuk dapat dijadikan maharnya. Tapi sangat sedikit sekali yang memiliki mahar dengan sebuah hafalan al-Qur’an. Meminang dengan al-Qur’an bukan berarti meminang dengan seluruh hafalan yang ada akan tetapi memberikan mahar dengan mengajarkan kandungan, isi, amalan yang ada di dalam al-Qur’an kepada sang istri. Alhamdulillah, beberapa sahabat ayas pada akad pernikahannya meminang dengan surat Ar-Rahman yang begitu indah makna dan isinya. Semoga kita dapat mengambil hikmahnya.
Langganan:
Komentar (Atom)
Kamis, 24 November 2011
KANDUNGAN KIMIA PADA TEH
Teh adalah salah satu bahan minuman alami yang sangat populer di masyarakat. Kandungan flavonoid dalam teh merupakan antioksidan yang bersifat antikarsinogenik, kariostatik serta hipokolesterolemik. Beberapa peneliti lain juga menyebutkan bahwa teh dapat bekerja sebagai hipoglikemik dan menghambat aterosklerosis. Teh merupakan bahan minuman penyegar yang sudah lama dikenal. Beberapa kandungan senyawa kimia dalam teh dapat memberi kesan warna, rasa, dan aroma yang memuaskan peminumnya. Jadilah teh minuman penyegar yang nikmat.
Selasa, 22 November 2011
Suara dari Dasar
Mencintai dan dicintai,mungkinkah terkandung kesengsaraan yang sama berat pikul nya,hanya aku yang masih sengsara demi engkau yang sudah pun diulit bahagia...sakit dan aku menangis,rasa pedih yang tiada penawar sedangkan engkau adalah penawarku...menerima cinta sedangkan kau punca aku bercinta...kehilangan kau ketika aku bahagia diulit mimpi indah...pabila tersedar aku ingin memeluk tubuh mu tetapi akhirnya aku terpinga2 kerana kau sudah pun berada jauh dariku untuk membahagiakan dia insan ketiga dalam cerita cinta kita....
Selasa, 15 November 2011
Sistem Klasifikasi Kingdom
Sistem Klasifikasi makhluk hidup telah dikenal sejak zaman dulu. Ahli filosof Yunani, Aristotle (384-322 BC) mengelompokan makhluk hidup kedalam dua kelompok besar yaitu kelompok hewan dan kelompok tumbuhan, namun keberadaan organisme mikroskopis belum dikenal pada saat itu. Sistem klasifikasi makhluk hidup terus mengalami kemajuan seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Sistem klasifikasi makhluk hidup dikelompokan dalam satu-satuan kelompok besar yang disebut kingdom. Sistem kingdom yang pertama diperkenalkan oleh Linnaeus. Sistem kingdom pun terus mengalami perubahan dan perbaikan hingga sekarang dan sering menjadi pro dan kontra bagi para ilmuwan.
Sistem Dua kingdom
· Kingdom Animalia (Dunia Hewan)
· Kingdom Plantae (Dunia Tumbuhan)
Sistem ini dikembangkan oleh ilmuwan Swedia C. Linnaeus tahun 1735. Kelebihan sistem ini pada saat itu adalah mampu menggolongkan dua kelompok besar mahkluk hidup di bumi berdasarkan karakter fisiknya yaitu tumbuhan dan hewan dan kedua kingdom ini merupakan kunci atau pengarah untuk model-model kingdom lainnya.
Kelemahannya adalah penggolongan ini masih terlalu umum dan kurang spesifik sehingga terdapat beberapa makhluk hidup lainnya yang tidak dapat digolongkan dalam kedua kingdom ini.


Sistem Tiga Kingdom
· Kingdom Animalia (Dunia Hewan)
· Kingdom Plantae (Dunia Tumbuhan)
· Kingdom Protista (Organisme bersel satu dan organisme multiseluler sederhana)
Sistem ini dikembangkan oleh ahli Biologi Jerman Ernst Haeckel tahun 1866. Kelebihan sistem ini adalah organisme mikroskopis bersel satu atau multiseluler sederhana dikelompokan kedalam kingdom tersendiri dan berbeda dari animalia atau plantae, penyebabnya karena secara fisiologis, morfologisnya, dan anatomi, kingdom protista memiliki perbedaan dari kedua kingdom lainnya.
Kelemahannya, bakteri tidak dapat digolongkan ke dalam kingdom protista, karena bakteri adalah organisme mikroskopis yang tidak memiliki inti sel. Sehingga pengelompokan kingdom ini kurang sempurna.

Sistem Empat Kingdom
doaku
telah ku pilih jalanmu
jalan yang mendekatkan aku padaMu
aku yakin sebenar-benarnya
cintaku padaMu tak kan pernah dikecewakan
bantulah aku ya Allah,,
untuk dapat selalu dekat denganMu
jagalah dia dalam naungan cintaMu
jadikan cintaku sebagai jalan menuju ridhoMu
jalan yang mendekatkan aku padaMu
aku yakin sebenar-benarnya
cintaku padaMu tak kan pernah dikecewakan
bantulah aku ya Allah,,
untuk dapat selalu dekat denganMu
jagalah dia dalam naungan cintaMu
jadikan cintaku sebagai jalan menuju ridhoMu
Lyric Someday I Will Be Good Enough – OST Crazy Little Thing Called Love
mai roo waa naan kae nai tee chun dtong ton gup took sing
bit bung kwaam jing nai jai took took yaang
took krung tee rao pop gun took krung tee ter hun maa
tee chun cher-ee cher-ee roo mai chun feun kae nai
dai yin mai hua jai chun mun gum-lung bork ruk ruk ter yoo
dtae chun mai art ja bert pia jai ork bai hai krai dai roo
dai yin mai hua jai chun yung koi yoo dtrong nun
ror hai ter bert doo lae wung piang kae ter roo suk wun neung
tung tee chun gor ruk tung tee chun gor roo seuk dtae suan leuk kaang nai yung mai glaa
took krung tee rao pop gun took krung tee ter hun maa
tee chun cher-ee cher-ee roo mai chun feun kae nai
dai yin mai hua jai chun mun gum-lung bork ruk ruk ter yoo
dtae chun mai art ja bert pia jai ork bai hai krai dai roo
dai yin mai hua jai chun yung koi yoo dtrong nun
ror hai ter bert doo lae wung piang kae ter roo suk wun neung
dai yin mai hua jai chun mun gum-lung bork ruk ruk ter yoo
dtae chun mai art ja bert pia jai ork bai hai krai dai roo
dai yin mai hua jai chun yung koi yoo dtrong nun ror hai ter bert doo
lae wung piang ter ja roo waa kon kon nee ruk ter yoo
yung kor hai ter roo suk wun neung
#Translation-
I don’t know how much longer that I have to put up with you
I’ve been hiding everythings in my heart
Everytime we meet each other, Everytime we face each other
Though I am indifferent.. Do you know how much have I have to force myself?
Can’t you hear my heart calling for you, loving you
But I can’t release my heart out for anyone to know
Can’t you hear my heart’s waiting there for you
Waiting for you to feel it. I was hoping that you will realize someday
Though I love you, though I feel (your love)
But deep down inside, I can’t dare to tell you
Everytime we meet each other, Everytime we face each other
Though I am indifferent. Do you know how much have I have to force myself?
Can’t you hear my heart calling for you, loving you
But I can’t release my heart out for anyone to know
Can’t you hear my heart’s waiting there for you
Waiting for you to feel it. I was hoping that you will realize someday
Can’t you hear my heart calling for you, loving you
But I can’t release my heart out for anyone to know
Can’t you hear my heart waiting there for you, waiting for you to feel it
And I was hoping that you will realize that this woman still love you
Any way, some day, you will know
bit bung kwaam jing nai jai took took yaang
took krung tee rao pop gun took krung tee ter hun maa
tee chun cher-ee cher-ee roo mai chun feun kae nai
dai yin mai hua jai chun mun gum-lung bork ruk ruk ter yoo
dtae chun mai art ja bert pia jai ork bai hai krai dai roo
dai yin mai hua jai chun yung koi yoo dtrong nun
ror hai ter bert doo lae wung piang kae ter roo suk wun neung
tung tee chun gor ruk tung tee chun gor roo seuk dtae suan leuk kaang nai yung mai glaa
took krung tee rao pop gun took krung tee ter hun maa
tee chun cher-ee cher-ee roo mai chun feun kae nai
dai yin mai hua jai chun mun gum-lung bork ruk ruk ter yoo
dtae chun mai art ja bert pia jai ork bai hai krai dai roo
dai yin mai hua jai chun yung koi yoo dtrong nun
ror hai ter bert doo lae wung piang kae ter roo suk wun neung
dai yin mai hua jai chun mun gum-lung bork ruk ruk ter yoo
dtae chun mai art ja bert pia jai ork bai hai krai dai roo
dai yin mai hua jai chun yung koi yoo dtrong nun ror hai ter bert doo
lae wung piang ter ja roo waa kon kon nee ruk ter yoo
yung kor hai ter roo suk wun neung
#Translation-
I don’t know how much longer that I have to put up with you
I’ve been hiding everythings in my heart
Everytime we meet each other, Everytime we face each other
Though I am indifferent.. Do you know how much have I have to force myself?
Can’t you hear my heart calling for you, loving you
But I can’t release my heart out for anyone to know
Can’t you hear my heart’s waiting there for you
Waiting for you to feel it. I was hoping that you will realize someday
Though I love you, though I feel (your love)
But deep down inside, I can’t dare to tell you
Everytime we meet each other, Everytime we face each other
Though I am indifferent. Do you know how much have I have to force myself?
Can’t you hear my heart calling for you, loving you
But I can’t release my heart out for anyone to know
Can’t you hear my heart’s waiting there for you
Waiting for you to feel it. I was hoping that you will realize someday
Can’t you hear my heart calling for you, loving you
But I can’t release my heart out for anyone to know
Can’t you hear my heart waiting there for you, waiting for you to feel it
And I was hoping that you will realize that this woman still love you
Any way, some day, you will know
Selasa, 08 November 2011
Kupinang kau dengan Al-Quran
Pada jaman Rasulullah S.a.w proses pernikahan yang terjadi terkesan begitu mudah dan sederhana tanpa harus menunggu kemapanan dunia terlebih dahulu. Salah satu contohnya adalah ketika suatu saat Rasulullah S.a.w sedang duduk-duduk bersama para sahabatnya, datanglah seorang wanita menghadap beliau lalu berkata. “Wahai Rasulullah, sesungguhnya kedatangan saya ini tidak lain adalah untuk menghibahkan diriku kepadamu”.
Maka Rasulullah pun memperhatikan wanita itu dengan seksama. Kemudian beliau hanya mengangguk-anggukkan kepala saja tanpa berkomentar. Melihat hal itu wanita tersebut paham bahwa Rasulullah belum menghendaki dirinya. Wanita itu lalu duduk. Tak berapa lama kemudian bangkitlah salah seorang sahabat Rasulullah dan berkata :
” Ya Rasulullah, jika engkau tak menginginkannya maka nikahkanlah ia denganku saja.
Rasulullah bertanya kepada lelaki tersebut, “Apakah engkau mempunyai sesuatu (untuk mahar)?”
Ia menjawab, “Demi Allah saya tidak memiliki apa-apa ya Rasulullah.”
“Pergi dan temuilah keluargamu, barangkali kamu mendapatkan sesuatu disana.” Pinta beliau. Lelaki itupun mengikuti saran Rasulullah S.a.w.
Tak berapa lama kemudian ia kembali lagi lalu berkata,
“Demi Allah saya tidak mendapati sesuatupun disana”. Rasulullah S.a.w bersabda :”Lihatlah kembali, walau hanya sekedar cincin besi.”
Iapun pulang, lalu kembali menemui Rasulullah, seraya berkata, “Demi Allah wahai Rasulullah, saya tidak mendapati apa-apa disana walau sekedar cincin besi sekalipun. Tetapi ini saya mempunyai kain sarung.”Lelaki itu bermaksud membagi kain sarung yang dipakainya menjadi dua bagian, separuh untuknya, sisanya untuk mahar.
Beliau S.a.w bersabda “Apa yang hendak engkau lakukan dengan kainmu itu ? Jika engkau mengenakannya, ia tidak dapat menggunakan sisa kainnya, demikian pula jika ia mengenakannya engkau tidak dapat menggunakan sisa kainnya.”
Rupanya kain tersebut hanya cukup untuk satu orang, jika dibagi dua justru tidak dapat dimanfaatkan untuk menutup aurat. Maka laki-laki itupun duduk dalam jangka waktu yang lama, kemudian bangkit dan pergi meninggalkan tempatnya.
Melihat hal itu Rasulullah S.a.w menyuruh seseorang untuk memanggilnya kembali, dan menanyakan apakah ia mempunyai hafalan Al Qur`an. Setelah laki-laki tersebut menyebutkan hapalan Al Qur`an yang dimilikinya, beliau S.a.w bersabda,
“Pergilah, aku telah berikan wanita itu kepadamu dengan hapalan Al Qur`an yang engkau miliki.”
Demikianlah kemudahan menikah pada jaman kenabian.
Adakah yang ingin mencontohnya ? Wallahu a’lam
_________________________________________________________________________________
Di zaman yang modern ini, mungkin harta dan tahta menjadi tolak ukur seseorang untuk dapat dijadikan maharnya. Tapi sangat sedikit sekali yang memiliki mahar dengan sebuah hafalan al-Qur’an. Meminang dengan al-Qur’an bukan berarti meminang dengan seluruh hafalan yang ada akan tetapi memberikan mahar dengan mengajarkan kandungan, isi, amalan yang ada di dalam al-Qur’an kepada sang istri. Alhamdulillah, beberapa sahabat ayas pada akad pernikahannya meminang dengan surat Ar-Rahman yang begitu indah makna dan isinya. Semoga kita dapat mengambil hikmahnya.
Maka Rasulullah pun memperhatikan wanita itu dengan seksama. Kemudian beliau hanya mengangguk-anggukkan kepala saja tanpa berkomentar. Melihat hal itu wanita tersebut paham bahwa Rasulullah belum menghendaki dirinya. Wanita itu lalu duduk. Tak berapa lama kemudian bangkitlah salah seorang sahabat Rasulullah dan berkata :
” Ya Rasulullah, jika engkau tak menginginkannya maka nikahkanlah ia denganku saja.
Rasulullah bertanya kepada lelaki tersebut, “Apakah engkau mempunyai sesuatu (untuk mahar)?”
Ia menjawab, “Demi Allah saya tidak memiliki apa-apa ya Rasulullah.”
“Pergi dan temuilah keluargamu, barangkali kamu mendapatkan sesuatu disana.” Pinta beliau. Lelaki itupun mengikuti saran Rasulullah S.a.w.
Tak berapa lama kemudian ia kembali lagi lalu berkata,
“Demi Allah saya tidak mendapati sesuatupun disana”. Rasulullah S.a.w bersabda :”Lihatlah kembali, walau hanya sekedar cincin besi.”
Iapun pulang, lalu kembali menemui Rasulullah, seraya berkata, “Demi Allah wahai Rasulullah, saya tidak mendapati apa-apa disana walau sekedar cincin besi sekalipun. Tetapi ini saya mempunyai kain sarung.”Lelaki itu bermaksud membagi kain sarung yang dipakainya menjadi dua bagian, separuh untuknya, sisanya untuk mahar.
Beliau S.a.w bersabda “Apa yang hendak engkau lakukan dengan kainmu itu ? Jika engkau mengenakannya, ia tidak dapat menggunakan sisa kainnya, demikian pula jika ia mengenakannya engkau tidak dapat menggunakan sisa kainnya.”
Rupanya kain tersebut hanya cukup untuk satu orang, jika dibagi dua justru tidak dapat dimanfaatkan untuk menutup aurat. Maka laki-laki itupun duduk dalam jangka waktu yang lama, kemudian bangkit dan pergi meninggalkan tempatnya.
Melihat hal itu Rasulullah S.a.w menyuruh seseorang untuk memanggilnya kembali, dan menanyakan apakah ia mempunyai hafalan Al Qur`an. Setelah laki-laki tersebut menyebutkan hapalan Al Qur`an yang dimilikinya, beliau S.a.w bersabda,
“Pergilah, aku telah berikan wanita itu kepadamu dengan hapalan Al Qur`an yang engkau miliki.”
Demikianlah kemudahan menikah pada jaman kenabian.
Adakah yang ingin mencontohnya ? Wallahu a’lam
_________________________________________________________________________________
Di zaman yang modern ini, mungkin harta dan tahta menjadi tolak ukur seseorang untuk dapat dijadikan maharnya. Tapi sangat sedikit sekali yang memiliki mahar dengan sebuah hafalan al-Qur’an. Meminang dengan al-Qur’an bukan berarti meminang dengan seluruh hafalan yang ada akan tetapi memberikan mahar dengan mengajarkan kandungan, isi, amalan yang ada di dalam al-Qur’an kepada sang istri. Alhamdulillah, beberapa sahabat ayas pada akad pernikahannya meminang dengan surat Ar-Rahman yang begitu indah makna dan isinya. Semoga kita dapat mengambil hikmahnya.
Langganan:
Komentar (Atom)




